4. Teknik Pembelajaran
TEKNIK PEMBELAJARAN 🧩
Teknik pembelajaran adalah cara operasional atau langkah taktis yang digunakan guru secara spesifik dan spontan di dalam kelas saat mengimplementasikan suatu metode pembelajaran.
Ini adalah pelaksanaan yang lebih kecil, lebih detail, dan lebih fleksibel dari sebuah metode. Teknik bergantung pada kondisi saat itu, seperti suasana kelas, kesiapan siswa, atau kesulitan materi.
Analogis Struktur Pembelajaran
Untuk membedakannya secara jelas dari Model dan Metode (Analogi Hierarki):
Model (Blueprint): Kerangka dasar yang menetapkan filosofi dan sintaks (Contoh: *Project-Based Learning*).
Metode (Prosedur): Cara penyampaian di dalam model (Contoh: Metode *Studi Kasus*).
Teknik (Taktik): Detail spesifik saat pelaksanaan metode (Contoh: Menggunakan teknik *Fishbowl* dalam diskusi kelompok untuk mengatur pembicara).
Karakteristik dan Fungsi Teknik
Karakteristik Utama
Teknik bersifat adaptif dan digunakan untuk memastikan metode berjalan lancar, efektif, dan tidak membosankan.
Fleksibel: Dapat diubah atau diganti di tengah sesi pengajaran sesuai kebutuhan kelas (Misal: mengganti sesi tanya jawab panjang menjadi kuis singkat).
Spesifik: Sangat fokus pada detail pelaksanaan (Contoh: cara guru menggunakan intonasi, gerak tubuh, atau alat bantu visual).
Memperkuat Metode: Digunakan untuk mendukung, memecahkan masalah, atau memperkaya metode yang sedang diterapkan.
Fungsi Kritis Teknik
Menciptakan Variasi: Mencegah kebosanan siswa (misalnya, dengan selipan *Ice Breaking*).
Mengatasi Hambatan: Menangani situasi mendadak (misalnya, ada siswa yang mendominasi atau suasana kelas yang tegang).
Optimalisasi Waktu: Memastikan materi tersampaikan tepat waktu (misalnya, menggunakan teknik *Quick Review*).
Contoh Implementasi Teknik Pembelajaran
Berikut adalah contoh bagaimana teknik digunakan untuk menyukseskan metode:
1. Teknik dalam Metode Ceramah
Teknik *Pause Procedure*: Guru berhenti setiap 10 menit dan meminta siswa merangkum *satu kalimat* poin penting dari materi yang baru disampaikan, sebelum melanjutkan ceramah.
Teknik *Analogi*: Guru menjelaskan konsep abstrak (misalnya, energi listrik) menggunakan perumpamaan yang konkret (misalnya, air mengalir di selang) untuk memudahkan pemahaman.
2. Teknik dalam Metode Diskusi/Kooperatif
Teknik *Think-Pair-Share*: Siswa berpikir (individu), berpasangan (diskusi 2 orang), kemudian berbagi (diskusi kelompok besar). Digunakan untuk memastikan setiap siswa memiliki waktu berpikir sebelum berbicara.
Teknik *Fishbowl*: Hanya sekelompok kecil siswa di tengah (fishbowl) yang berdiskusi, sementara siswa lain mengamati di lingkaran luar. Digunakan untuk melatih fokus diskusi.
3. Teknik dalam Metode Demonstrasi
Teknik *Slow Motion*: Guru memperlambat gerakan tertentu saat mendemonstrasikan prosedur yang kompleks untuk memastikan siswa menangkap detailnya.
Teknik *Repeat-Back*: Setelah langkah demonstrasi, guru meminta siswa secara acak untuk mengulangi kembali instruksi tersebut sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.
Ini melengkapi rangkaian Model, Metode, dan Teknik Pembelajaran.
