1. Pendekatan Pembelajaran
PENDEKATAN PEMBELAJARAN 💡
Pendekatan pembelajaran adalah sudut pandang atau filosofi umum tentang bagaimana proses pembelajaran harus diarahkan dan dilaksanakan.
Ia merupakan cara pandang menyeluruh terhadap proses belajar-mengajar yang memandu guru dalam menentukan model dan metode yang akan digunakan. Secara sederhana, pendekatan adalah fondasi teoretis yang menentukan siapa yang akan menjadi pusat kegiatan belajar.
Dua Pendekatan Pembelajaran Utama
Pendekatan pembelajaran secara mendasar terbagi menjadi dua kategori besar berdasarkan fokus kontrol dan aktivitas:
1. Pendekatan Berpusat pada Guru (Teacher-Centered) 🧑🏫
Dalam pendekatan ini, guru memegang kendali penuh atas konten, waktu, dan urutan kegiatan.
Peran Guru: Sumber utama informasi, penentu, dan otoritas. Guru adalah 'pemberi ilmu'.
Peran Siswa: Penerima pasif yang diuji berdasarkan kemampuan mereproduksi materi.
Fokus: Menyelesaikan materi pelajaran sesuai kurikulum (**Orientasi Konten**).
Metode Umum: Ceramah, Demonstrasi, dan Tanya Jawab terstruktur.
2. Pendekatan Berpusat pada Siswa (Student-Centered) 🧠
Pendekatan ini berlandaskan filosofi Konstruktivisme, di mana siswa aktif dalam mencari, mengolah, dan membangun pengetahuannya sendiri.
Peran Guru: Fasilitator, motivator, pembimbing, dan rekan belajar. Guru adalah 'pengarah proses'.
Peran Siswa: Subjek aktif, peneliti, dan pemecah masalah.
Fokus: Pengembangan potensi, minat, dan keterampilan (berpikir kritis, kolaborasi). (**Orientasi Proses**).
Metode Umum: Eksplorasi, Studi Kasus, Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL), dan Diskusi Terbuka.
Peran Pendekatan dalam Hierarki Pembelajaran
Pendekatan berada di posisi paling atas dalam hierarki perencanaan pengajaran. Pendekatan adalah pemicu yang menentukan arah semua komponen di bawahnya:
(Sudut Pandang Umum)
↓
MODEL (Kerangka Kerja)
(Sintaks Tahapan Sistematis)
↓
METODE (Prosedur)
(Cara Penyampaian Teoritis)
↓
TEKNIK (Taktik)
(Cara Spesifik di Kelas)
Contoh Konkret:
Jika guru memilih Pendekatan Student-Centered, ia akan cenderung memilih Model seperti **Discovery Learning**, kemudian menggunakan Metode *Diskusi Kelompok* yang diselingi dengan Teknik *Ice Breaking* agar siswa tetap bersemangat.
Selanjutnya, mari kita jelajahi Model Pembelajaran (tingkat implementasi di bawah Pendekatan).
